Alasan Chris John Tak Bisa Menang KO

Publicado  

Chris John berhasil menang angka mutlak saat mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu versi WBA melawan Fernando Saucedo. Kemenangan pada pertandingan yang dimainkan hari Minggu, 5 Desember 2010 ini adalah sukses ke 13 Sang Naga dalam mempertahankan gelar.

Walau menang, penampilan petinju berusia 31 tahun itu di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, tidak impresif. Pukulan-pukulannya banyak yang menghantam angin. Padahal Saucedo memilih untuk bertahan di sebagian besar waktu pertarungan.


"Lawan saya bagus. Saya beberapa kali mendaratkan pukulan telak tapi dia sangat bugar. Saya puas dengan kemenangan angka," kata Chris John usai pertandingan.

Pukulan-pukulan Chris memang ada yang mendarat telak. Namun tidak cukup untuk memaksa jatuh Saucedo yang bahkan sering mengeluarkan isyarat agar Chris memukulnya lebih kuat lagi. Target menang sebelum 10 ronde pun tak tercapai.

"Saya awalnya sempat terpancing dan emosi dengan provokasi Saucedo. Tapi pelatih mengingatkan saya untuk tenang."

Chris bisa mempertahankan gelar untuk ke-13 kalinya dengan kemenangan angka mutlak. Tiga juri yang bertugas masing-masing memberikan angka 119-109, 119-109 dan 120-108 semuanya kepada petinju tuan rumah.

Read More......

Beda Yamaha dan Ducati Versi Rossi

Publicado  

Valentino Rossi sudah mulai menjajal motor baru di tim barunya, Ducati. Meski belum boleh memberi keterangan soal Ducati oleh Yamaha sebagai mantan tim, pendapat Rossi bisa diwakili oleh Chief Crew, Jeremy
Burgess.

Burgess yang ikut hijrah bersama Rossi ke Ducati menyampaikan beberapa kekurangan Ducati dibanding motor Yamaha M1 yang pernah dikendarai Rossi.

"Dibanding motor Jepang, Ducati lebih menantang secara fisik. Membuatnya berbelok jadi tantangan kami saat ini," kata Burgess seperti dilansir situs resmi MotoGP, Minggu 5 Desember 2010.

"Anda harus sedikit memaksanya dan hal itu bisa menyebabkan sedikit tekanan," tambahnya.

Namun secara keseluruhan, kata Burgess, Rossi puas dengan daya cengkeram dan mesin Ducati. Saat ini, Burgess dan Rossi tengah mengumpulkan tambahan data soal performa motor pabrikan Italia itu. Bahkan, keduanya sudah berencana untuk mengadakan pertemuan di Bologna, Italia, bersama para pemimpin Ducati.

"Dua hal utama yang kini jadi perhatian utama adalah memperbaiki bahu Rossi dan menganalisa semua data dari tes," kata Burgess.

"Lima hari di Valencia (untuk tes dan balap MotoGP) benar-benar menguras tenaganya," tutupnya.

Read More......

Celtics & Spurs Menang Telak

Publicado  

Jakarta - Boston Celtics dan San Antonio Spurs masih terlalu perkasa buat lawan-lawannya. Keduanya tampil cemerlang dan memetik kemenangan besar dengan margin sama-sama 25 poin.


Melakoni game ke-20 dalam lanjutan NBA, Celtics melawat ke kandang New Jersey Nets, Prudential Center, Newark, Senin (6/12/2010) siang WIB. Celtics yang tampil tanpa Rajon Rondo menguasai jalannya laga dan menang dengan skor 100-75.

Kemenangan ini melanjutkan tren positif Celtics yang sudah memenangi tujuh laganya secara berturut-turut. Nate Robinson tampil sebagai bintang Celtics usai membukukan 21 poin, enam rebound dan enam assist. Dari kubu Nets menampilkan Jordan Farmar dengan raihan 16 poin, empat rebound dan dua assist.

Di laga lainnya, hasil gemilang turut diraih oleh Spurs. Tampil di depan publiknya sendiri di AT&T Center, Manu Ginobili dkk. mempermalukan New Orleans Hornet dengan skor 109-84 dalam duel empat kuarter.

Pada dua kuarter awal, Spurs melaju kencang dengan menjaringkan masing-masing 34 poin. Hingga waktu jeda, tim tuan rumah pun unggul langsung jauh dalam kedudukan 68-41.

Tempo permainan skuad arahan Gregg Popovich ini lantas diturunkan pada 24 menit terkahir. Di kuarter tiga, Spurs menambah 22 poin dan 19 poin di kuarter akhir.

Hasil ini melanjutkan rekor Spurs dengan cuma tiga kali kalah dari 20 laganya (17-3). Pencapaian ini sebagaimana dicatat ESPN merupakan start terbaik Spurs dalam sejarahnya, menyamai rekor pada musim 2007-08 lalu.


Hasil Pertandingan NBA Lainnya:

New York Knicks 116-99 Toronto Raptors
Cleveland Cavaliers 92-102 Detroit Pistons
Golden State Warriors 109-114 Oklahoma City Thunder
Memphis Grizzlies 107-108 Denver Nuggets
Washington Wizards 108-125 Phoenix Suns
LA Clippers 91-100 Portland Trail Blazers

Read More......

Publicado  

Bologna - Tujuh tahun mengendarai Yamaha, Valentino Rossi merasa belum sreg dengan tunggangan barunya, Ducati. Mekanik andalan Rossi, Jeremy Burgess, mengakui motor Ducati berat buat brbelok.

Rossi yang akan membela Ducati mulai tahun depan sudah menjajal motor Ducati bulan lalu dalam tes di Valencia. Dalam kondisi bahu yang masih cedera, Rossi praktis bagai mengendalikan motornya dengan satu tangan saja.

Padahal, Ducati adalah sebuah motor yang memiliki tenaga besar. Artinya, tenaga yang diperlukan untuk membuat Desmosedici bermanuver juga cukup besar.

"Motor Ducati membutuhkan fisik lebih buat dikendarai dibanding motor-motor Jepang. Membelokkan motor adalah salah satu isu yang harus kami garap," ungkap Burgess seperti dilansir Speed TV.

"Anda harus sedikit memaksanya dan itu menambah tekanan yang tidak kami duga. Kami tidak ingin mengambil risiko," tukas ahli motor berkebangsaan Australia itu.

Meski ada keluhan, Burgess mengklaim kalau Rossi merasa ada banyak hal positif dari Desmosedici. Sebagai catatan, Burgess adalah mekanik andalan Rossi selama satu dekade terakhir dan telah bekerja sama dengan pembalap 31 tahun itu sejak di Honda.

"Valentino bilang kalau motor ini punya cengkeraman mantap di bagian belakang dan mesinnya sempurna," pungkas Burgess.

Read More......

Daud Masih 'Monster' KO

Publicado  

Jakarta - Daud Yordan menampilkan kejutan kala meng-KO Damian David Marchiano dalam waktu 19 detik. 'Cino' pun memperpanjang catatan bagusnya dalam soal mengkanvaskan lawan.

Tak sampai setengah menit Marchiano bertahan di atas ring. Ketika pukulan Daud menghantam tubuhnya, petinju asal Argentina itu tak mampu bangkit lagi. Kubunya pun langsung lempar handuk.

Bisa jadi siapa pun kaget melihat pertandingan ini, termasuk para penonton yang memadati Tennis Indoor Senayan. Waktu 19 detik jelas sangat cepat, para penonton bahkan belum sempat merasakan panasnya pertarungan kedua petinju.

Tapi, kalau melihat catatan petinju asal Kalimantan Barat ini, hasil tersebut harusnya tidak mengherankan. Daud kini menorehkan catatan 27 kali menang dan satu kali kalah, di mana 21 kemenangan di antaranya diraih dengan status knock-out.

Daud mengaku tak memperkirakan sang lawan akan jatuh secepat itu. Apalagi dirinya mempersiapkan diri untuk bertarung 12 ronde melawan Marchiano.

"Saya sendiri sudah berlatih mempersiapkan ini selama beberapa minggu, dan saya sudah mempersiapkan diri untuk bertarung 12 ronde," ujarnya dalam konferensi pers seusai laga.

"Tapi sebagai petinju, saya selalu dilatih untuk tampil cepat," lanjutnya lagi.

Berkat kemenangan tersebut, Daud kini menguasai sabuk interim juara dunia kelas bulu WBO Asia Pasifik. Ketika ditanya, apakah dirinya siap jika bisa menghadapi Chris John suatu saat nanti, ia menjawab dengan penuh optimisme.

"Sebagai petinju saya harus siap menghadapi siapa pun," ucap pemuda berusia 23 tahun ini.

Read More......

Chris John vs Gamboa Masih Belum Pasti

Publicado  

Jakarta - Tersembul sebuah pertanyaan di balik keberhasilan Chris John mempertahankan gelar juara dunianya untuk yang ke-13 kali: Kapan The Dragon bakal menghadapi Yuriorkis Gamboa? Sayangnya, jawabannya masih: belum pasti kapan.

Sedianya, pertarungan berstatus mandatory fight antara Chris vs Gamboa diminta WBA dihelat pada September silam. Namun, 'Si Naga', yang juga mengundur laganya melawan Fernando Saucedo setelah cedera rusuk pada Juli silam, terpaksa menundanya.


Chris adalah pemegang status Super Champion untuk kelas bulu WBA saat ini. Sementara Gamboa punya status sebagai Unified Champion untuk kelas yang sama di WBA, sekaligus juara kelas bulu IBF. WBA sudah meminta agar pertarungan keduanya dilangsungkan bulan depan.

Tapi karena jadwal yang terlalu dekat, kubu Chris John memutuskan untuk merencanakan kapan tanggal sesungguhnya laga tersebut dilangsungkan.

"Untuk itu masih harus ditanyakan dulu kepada manajer (Craig Christian) dan penata tanding saya. Kami belum bisa pastikan itu," ujar Chris dalam konferensi pers sesuai laga melawan Saucedo, Minggu (5/12/2010).

"Saya sih ingin mainnya di Indonesia," lanjutnya.

Gamboa bukanlah petinju sembarangan. Sama seperti Chris, Gamboa juga belum terkalahkan dengan catatan 19 kali tanding, 19 kali menang (15 KO).

"Dia petinju hebat, dengan segala rekor yang dimilikinya," tukas Chris, mengomentari calon lawannya itu.

Read More......

Mulai dari 'Ratakan Hidungnya!' Sampai 'Ingat Mbah Maridjan!'

Publicado  

Jakarta - Menonton tinju tak kalah serunya dibandingkan sepakbola ataupun bulutangkis. Seruan yang dilontarkan suporter Chris John (baca: Indonesia) pun sama uniknya.

Yel-yel teriakan suporter dengan mengenakan kostum warna-warni adalah suasana dan pemandangan yang lazim terjadi dalam pertandingan sepakbola di Indonesia, atau di manapun. Teriakan yel bisa lebih beragam dan kompak manakala timnas Indonesia bertanding, misalnya.

Jakarta - Menonton tinju tak kalah serunya dibandingkan sepakbola ataupun bulutangkis. Seruan yang dilontarkan suporter Chris John (baca: Indonesia) pun sama uniknya.

Yel-yel teriakan suporter dengan mengenakan kostum warna-warni adalah suasana dan pemandangan yang lazim terjadi dalam pertandingan sepakbola di Indonesia, atau di manapun. Teriakan yel bisa lebih beragam dan kompak manakala timnas Indonesia bertanding, misalnya.


Demikian pula dalam sebuah pertandingan bulutangkis. Suporter Indonesia bisa dibilang juara. Mereka mampu menyemarakkan atmosfer sampai membuat pebulutangkis asing pun kagum. Setidaknya demikianlah temuan detikSport dari beberapa ajang semisal Thomas & Uber Cup atau Indonesia Terbuka.

Bagaimana dengan tinju? Sama saja. Apalagi jika yang bertanding adalah seorang Chris John, yang notabene adalah jagoannya 'Merah-Putih' untuk urusan baku hantam di atas ring.

Tapi, karena tinju adalah olahraga yang mempertontonkan adu fisik, maka seruan yang dikeluarkan para suporter lebih "sangar". Jadi, jangan kaget apabila Anda menonton, tiba-tiba orang di sebelah Anda berteriak, "Ratakan saja hidungnya!"


Dalam pertandingan Chris John vs Fernando Saucedo, seruan yang terakhir ditulis di atas beberapa kali diteriakkan seorang suporter di tribun. Namun, tak semua dukungan berbau kasar seperti itu. Ada pula yang membangkitkan semangat seperti, "Ayo, Chris! Untuk Indonesia!"

Yang unik ada pendukung yang juga membawa-bawa nama Mbah Maridjan. Bukan rahasia apabila The Dragon mengenal almarhum kuncen Gunung Merapi itu ketika mereka sama-sama membintangi sebuah produk minuman berenergi.

Read More......